Đặt banner 324 x 100

Penyebab Vagina Gatal Lecet



Vagina gatal lecet bisa terjadi akibat iritasi, infeksi, atau gesekan pada area genital. Kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai keputihan yang berubah warna atau berbau, rasa perih saat buang air kecil, luka, maupun benjolan. Mari simak penyebabnya!

1. Iritasi pada Area Genital - Penggunaan sabun kewanitaan, pewangi, pembalut tertentu, atau produk pembersih yang mengandung bahan iritatif bisa menyebabkan kulit sekitar vagina mengalami kemerahan, gatal, dan lecet.

2. Infeksi Jamur - Infeksi jamur Candida bisa menyebabkan gatal yang cukup intens, kemerahan, rasa perih, dan terkadang keputihan putih kental.

3. Infeksi Bakteri atau Vaginitis - Gangguan keseimbangan bakteri di vagina dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, keputihan yang berubah, serta bau yang tidak biasa.

4. Infeksi Menular Seksual (IMS) - Beberapa IMS, seperti gerpes genital atau trikomoniasis, dapat menyebabkan gatal, luka, iritasi, keputihan, atau rasa perih pada area genital.

5. Gesekan atau Garukan - Gatal yang terus digaruk bisa membuat kulit genital mengalami luka kecil atau lecet. Gesekan saat berhubungan seksual atau penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat, juga bisa memperburuk iritasi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penyebab vagina gatal dan lecet, silahkan baca selengkapnya melalui link artikel berikut:

https://kliniksentosajakarta.com/vagina-gatal-lecet-apa-penyebab-dan-cara-mengobatinya/

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi dokter dan tim medis melalui layanan konsultasi dokter online di Klinik Apollo Jakarta. Layanan ini dapat Anda akses melalui Chat Whatsapp ke nomor berikut 0821-1099-9870 secara gratis dan tersedia selama 24 jam.

Silahkan kunjungi website kami untuk informasi lengkap mengenai berbagai penyakit kulit dan kelamin:

https://blog.klinikapollojakarta.com/
https://klinikapollo.net/
http://klinikapollojakarta.com/